Cara Membedakan Homophone Paling Mudah

Cara Membedakan Homophone Paling Mudah

Homophone: Kata-kata yang Paling Membingungkan dalam Bahasa Inggris. Apa sebenarnya homophone itu? Kamu akan mengetahuinya saat kami membawa kamu melalui arti homophone dan teka-teki berbasis kata yang disebabkannya. Jangan khawatir; kami akan memperkenalkan kamu ke beberapa contoh homophone yang paling umum sehingga kamu tahu harus berhati-hati memaknainya!

Kata "homophone" digunakan untuk menggambarkan kata yang terdengar sama dengan kata lain, tetapi memiliki arti yang berbeda. Itu berasal dari kata Yunani "homo", yang berarti "same", dan "phone", yang berarti "voice". Dua (atau lebih) kata mungkin dieja berbeda, tetapi hanya untuk membuat hidup lebih sulit, homophone juga bisa dieja sama. Sayangnya, hal ini berpotensi membingungkan untuk penutur asli dan pendatang.

Ada beberapa kata yang kami gunakan untuk merujuk pada berbagai jenis homophone.

Homophone - semua kata dan frasa yang terdengar sama tetapi memiliki arti berbeda

Homograph - kata-kata yang terdengar dan dieja sama tetapi memiliki arti berbeda

Homonym - kata-kata yang memiliki ejaan yang sama tetapi artinya berbeda

Heterograph - kata-kata yang terdengar sama, tetapi dieja secara berbeda dan memiliki arti yang berbeda

Multinym - kata-kata yang terdengar sama tetapi memiliki lebih dari dua arti dan ejaan yang berbeda

Di bawah ada beberapa homophone paling umum - homophone yang kemungkinan besar akan kamu temui baik dalam percakapan sehari-hari atau dalam pekerjaan. Terlalu banyak untuk menyertakan semuanya, tetapi contoh-contoh ini setidaknya dapat membantu kamu.

1. To, two, too 

Banyak penutur asli bahasa Inggris bingung tentang hal ini. Untungnya, ketiga kata ini memiliki kegunaan yang sangat berbeda, dan contoh-contoh di bawah ini akan membantu kamu mengingatnya.

To - digunakan dalam bentuk infinitive dari kata kerja, seperti "to walk", dan juga berarti "towards".

Too - ini berarti "as well" atau "also"; misalnya, "me too".

Two - ini nomor; misalnya, "two days ago”

2. There, their, they’re

There  - ini merujuk pada tempat yang tidak ada di sini; misalnya, "over there". Itu juga dapat digunakan untuk menyatakan sesuatu, seperti " There is an argument to suggest… ", atau (dengan cara yang agak kuno) untuk menghibur seseorang: "There there, it will be alright”

Their - ini menunjukkan kepemilikan: sesuatu milik mereka. Misalnya, "we could use their car".

They’re - ini adalah kependekan dari "they are". Misalnya, “They’re going to be here at 11 pm”

Masih banyak contoh lain tentang homophone. Agar lebih memudahkan kamu dalam memahami, kamu dapat belajar bahasa Inggris di EF. Selain dapat bertanya pada native speaker, kamu juga akan terbiasa menggunakan bahasa Inggris di kelas.

Jangan Keliru! Begini Cara Membaca Hasil Rapid Test

Jangan Keliru! Begini Cara Membaca Hasil Rapid Test

Kasus pandemi virus Covid-19 di Indonesia yang semakin bertambah, tentu ini meningkatkan kewaspadaan pemerintah untuk menekan penyebarannya. Salah satu langkah yang dikeluarkan adalah rapid test massal di berbagai daerah. Bahkan rapid test terdekat juga telah disediakan oleh beberapa instansi kesehatan. Sehingga, lebih memudahkan masyarakat jika berniat melakukan tes deteksi virus Covid-19 secara mandiri.

Membaca Hasil Rapid Test

Hasil rapid test bukan menjadi alat diagnosis pasti untuk menentukan apakah seseorang terpapar Covid-19 atau tidak. Meskipun tidak cukup akurat, tes ini dapat menjadi langkah seleksi awal untuk mengetahui paparan virus. 

Untuk itu, membaca hasil rapid test perlu diperhatikan dengan benar meski proses pengambilan dan keluarnya hasil dapat dilakukan dengan cepat. Lalu, bagaimana cara membaca hasil rapid test dengan benar?

1. Setelah 15 menit pengambilan sampel darah, pastikan terdapat garis dalam alat tes yang muncul. Berikut ini kriteria dalam membaca garis yang muncul pada alat rapid test:

  • Jika tidak ada satupun garis yang muncul dari ketiga indikator pada alat rapid test setelah 15 menit pengambilan sampel darah, maka tes tersebut harus diulang kembali.
  • Sedangkan jika hasilnya  non-reaktif, maka garis akan berada pada indikator C.
  • Untuk hasil reaktif, garis akan muncul pada indikator IgM (immunoglobulin) yang menjadi pertanda bahwa Anda berada dalam fase awal infeksi.
  • Anda juga dapat dinyatakan reaktif ketika garis pada alat rapid test berada pada indikator lgM dan lgG. Garis pada indikator tersebut menunjukkan bahwa terdapat infeksi virus aktif dalam tubuh Anda.


Pembacaan hasil rapid test tidak boleh dilakukan oleh sembarang orang. Karena, hasil interpretasinya bisa berbeda dan menyesatkan. Sehingga, lakukanlah rapid test di tempat-tempat terpercaya. Anda juga bisa melakukan rapid test terdekat dari rumah Anda.


2. Pastikan pita kontrol pada alat rapid test bekerja dengan baik

Indikator pita kontrol dikatakan dapat bekerja dengan baik adalah ketika muncul setelah pengambilan darah dilakukan. Dalam alat rapid test, umumnya terdapat 1 hingga 3 pita kontrol. Untuk membaca hasilnya, Anda perlu memperhatikan proses kerja rapid test. Pita kontrol yang berfungsi dengan baik dapat membantu Anda membaca hasil rapid test.

Meskipun merupakan tes cepat, rapid test perlu dilakukan dengan hati-hati. Bahkan, pengambilan volume sampel darah pun harus sesuai dengan takaran yang pas. Ketepatannya dapat dilihat dari bagaimana jumlah darah yang diteteskan ke alat tes dan waktu pengambilan sampel. Jika sampai salah atau keliru dalam penetapan waktu, hasilnya pun dapat salah dan tentunya merugikan pasien. Maka tidak heran jika kuota pengambilan sampel darah rapid test selalu dibatasi. 

Jika Anda berniat melakukan rapid test secara mandiri, pastikan bahwa instansi kesehatan yang Anda tuju menyediakan layanan tersebut. Untuk itu carilah informasi melalui platform terpercaya, seperti aplikasi Halodoc. Aplikasi Halodoc dapat membantu Anda menemukan layanan kesehatan rapid test yang ada di sekitar tempat tinggal Anda. 

Itulah cara tepat yang perlu Anda perhatikan dalam membaca hasil rapid test. Namun, akan lebih baik jika Anda melakukan tes deteksi virus di instansi kesehatan penyedia layanan rapid test terdekat.  Meskipun rapid test tidak cukup akurat untuk mendeteksi Covid-19 dalam tubuh, setidaknya Anda melakukan tes tersebut bersama tenaga medis ahli dan terpercaya sehingga mereka akan membantu memberikan informasi yang tepat untuk Anda.

Semoga ulasan di atas bermanfaat, ya!

Banyak Tikus di Rumah? Inilah 6 Bahan Alami untuk Mengusir Tikus

Bahan Alami untuk Mengusir Tikus

Tikus merupakan salah satu hewan pengerat yang seringkali mengganggu ketika mereka masuk ke dalam rumah. Saat tikus masuk ke rumah Anda, Anda harus mengeluarkan mereka, salah satu caranya misalnya dengan menggunakan jebakan tikus. Namun sayangnya, setelah satu tikus tertangkap, bisa saja tikus-tikus lain akan kembali masuk ke rumah Anda.

Bahan pengusir tikus

Sebenarnya ada beberapa bahan alami yang bisa Anda simpan di rumah agar membuat tikus pergi atau tidak mau masuk ke rumah karena mereka tidak menyukainya. Berikut beberapa bahan alami yang bisa Anda gunakan untuk mengusir tikus dari rumah Anda. 

1. Lada bubuk

Lada bubuk merupakan salah satu bumbu dapur yang tidak disukai oleh tikus karena memiliki senyawa dan aroma yang menyengat. Aroma ini akan membuat tikus tidak betah dan akhirnya pergi menjauh. Anda bisa menaburkan lada bubuk di beberapa sudut atau bagian rumah Anda yang biasa menjadi sarang bersembunyi tikus-tikus.

2. Irisan bawang merah

Bawang merah yang dikupas dan diiris juga akan memberikan aroma yang tidak disukai oleh tikus. Aroma dari irisan bawang merah yang dikupas akan membuat tikus pergi menjauh. Untuk menggunakannya Anda hanya perlu mengupas dan mengiris bawang merah segar dan simpan di beberapa sudut atau bagian rumah yang sering dilewati atau menjadi persembunyian tikus. 

3. Kulit telur

Jika Anda habis memasak menggunakan telur, jangan langsung membuang kulit atau cangkang telur. Hal ini karena ternyata kulit telur bisa Anda gunakan untuk menjadi cara lain untuk mengusir tikus pergi selain menggunakan jebakan tikus. 

Cara menggunakannya adalah dengan menghaluskan kulit atau cangkang telur hingga menjadi bubuk. Kemudian taburkan atau simpan kulit telur yang sudah bubuk tersebut di bagian-bagian yang sering dilewati oleh tikus. 

4. Kulit durian

Buah durian memang dikenal sebagai salah satu buah yang memiliki aroma menyengat. Namun rupanya bukan manusia saja yang bisa mencium aroma menyengat durian ini. Tikus juga dapat mencium aroma menyengat durian dan bahkan tidak menyukainya sehingga mereka akan menghindar jika mencium aroma durian. 

Jika Anda usai memakan buah durian, jangan buang kulit durian tersebut. Simpanlah kulit tersebut pada bagian-bagian rumah yang sering dilewati tikus agar tikus menghindar dari rumah. 

5. Bubuk atau saus cabai

Bahan lainnya yang bisa Anda gunakan adalah dengan bubuk atau saus cabai. Namun untuk menggunakan cara satu ini Anda harus lebih berani untuk berhadapan langsung dengan tikus. Caranya adalah dengan membuat ramuan yang terbuat dari bubuk atau saus cabai yang dicampurkan dengan deterjen dan air. 

Simpanlah hasil ramuan tersebut pada botol spray. Ketika Anda melihat tikus muncul di rumah, semprotlah tikus dengan ramuan tersebut. Ramuan dari bubuk atau saus cabai tersebut akan membuat tikus kepanasan dan akhirnya membuat tikus-tikus itu pergi dari rumah. 

6. Baking soda

Bahan alami yang satu ini bisa digunakan untuk meracuni tikus. Caranya adalah dengan memberikan bubuk baking soda pada makanan yang Anda jadikan sebagai perangkap agar dimakan oleh tikus. Ketika tikus memakan makanan perangkap yang sudah dicampur baking soda tersebut, soda yang terkandung pada makanan akan membuat tikus menggembung karena tidak bisa mengeluarkan gas. 

Namun Anda tidak perlu khawatir tikus akan mati ditempat dan membuat Anda harus membuang bangkainya. Tikus akan segera keluar rumah untuk mencari udara segar sebelum akhirnya ia akan mati. 

Itulah beberapa bahan yang bisa menjadi jebakan tikus alami yang bisa Anda coba. Semoga informasi di atas bermanfaat, ya.

 
Powered by Blogger